Dubes China Mohon Beberapa Negara Tidak Butuh Kuatir Masalah Virus Corona

Dubes China Mohon Beberapa Negara Tidak Butuh Kuatir Masalah Virus Corona
Feb 01 2020
admin

Duta Besar (Dubes) China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) , Chen Xu menyatakan kalau negaranya kerja dengan serius untuk mengontrol wabah mematikan virus corona. Ia juga menuturkan kalau beberapa negara tak usah ambil perbuatan yang terlalu berlebih seperti penutupan pinggiran negara. ” Tak usah kuatir yang tak usah, serta tak usah perbuatan terlalu berlebih, ” kata Chen pada banyak wartawan di Jenewa, Swiss.

Berkaitan wabah virus corona yang selama ini sudah tewaskan 259 orang, beberapa negara sudah tutup perbatasannya dengan China serta melarang masyarakat mereka berpergian ke China. Sejumlah negara melarang masuk banyak turis China, terutamanya yang datang dari Wuhan, kota di China sebagai tempat asal wabah coronavirus ini. Chen menuturkan kalau WHO sudah memutuskan krisis kesehatan global dipicu ultimatum penebaran virus corona ke beberapa negara lain, jadi bukan lantaran tubuh kesehatan dunia itu tidak percaya dengan perlakuan yang dilaksanakan China.

” Saya berharap sikap yang tenang, masuk akal, ilmiah serta netral akan diadopsi, ” ujar Chen seperti diberitakan kantor berita AFP, Sabtu (1/2/2020) . ” Kami yakin kalau tidak diminta untuk ambil semua perbuatan yang tak usah atau terlalu berlebih dengan menyudahi penerbangan maupun tutup pinggiran, ” timpalnya. Chen juga menyentuh beberapa langkah berlebihan yang diambil China untuk menyudahi penebaran virus mematikan ini. Cara barusan terhitung mengurung lebih dari 50 juta orang di Wuhan serta kurang lebih propinsi Hubei. Cara barusan, menurut Chen, sudah menahan penebaran virus ke luar pinggiran China dengan relevan.

Baca juga : Aceh Dirundung Banjir Serta Kekeringan Sekaligus Juga , ini Keterangan BMKG

Kami memiliki kapabilitas untuk menaklukkan penyakit ini. . . Kami percaya untuk menangkan perang menantang epidemi ini, ” tegasnya. Virus corona ini di yakini datang dari suatu pasar hewan di kota Wuhan, China, dimana hewan-hewan eksotik serta daging hewan liar diperjual-belikan dengan ilegal. Pasar hewan itu sudah ditutup serta penyidikan sudah dilaksanakan otoritas ditempat.

Ada mulai sejak Desember 2019, virus yang mengakibatkan masalah pernafasan ini sudah menebar luas di beberapa seluruh China. Virus ini didapati sudah menebar sampai ke lebih dari 20 negara. Tidak cuman China, beberapa negara telah menyampaikan masalah corona ialah : Rusia, Inggris, Jepang, Korsel, Taiwan, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Sri Langka, Nepal, Uni Emirat Arab, Australia, Kanada, Amerika Serikat, Jerman, Finlandia serta Prancis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *